Hi, guest ! welcome to o9ut.blogspot.com. | About Us | Contact | Register | Sign In

Minggu, 24 Juli 2011

Ubur-ubur Beracun Serang Pantai Selatan Yogya





Terkena di bagian tubuh, anak-anak akan kesakitan luar biasa. Bahkan, ada yang pingsan.

VIVAnews - Memasuki musim kemarau, wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Yogyakarta diminta untuk mewaspadai serangan ubur-ubur beracun. Saat musim kemarau tiba, ubur-ubur beracun banyak bermunculan. Dermikian disampaikan Sekretaris Tim SAR Pantai Parangtritis, Taufik M. Faqi di Bantul, Yogyakarta, Selasa, 28 Juni 2011.

Menurut dia, ubur-ubur beracun akan muncul sesuai dengan musimnya, yaitu antara bulan Juni hingga bulan September. Kemunculan ubur-ubur tersebut tak terduga. "Pada hari Sabtu (25 Juni 2011) ubur-ubur muncul di kawasan Pantai Parangtritis dan mengenai sekitar 10 wisatawan," kata Taufik.

Menurut dia, sengatan ubur-ubur itu menyebabkan rasa sakit pada tubuh manusia. "Jika terkena atau memegang ubur-ubur beracun tersebut, akan terasa sangat panas pada bagian tubuh yang terkena," kata dia.

Taufik menyatakan ciri-ciri ubur-ubur beracun itu berbetuk seperti gelembung air, berwarna putih kebiru-biruan. Biasanya, kata dia, ubur-ubur beracun ada di tepi pantai atau di dalam gulungan ombak.

"Bentuknya memang seperti gelembung air, terkadang menjadi mainan anak-anak," kata dia. "Sehingga saat terkena di bagian tubuh, anak-anak kesakitan luar biasa. Bahkan, ada juga yang pingsan tak kuat menahan rasa sakitnya."

Tim SAR sendiri, kata Taufik, akan memberikan peringatan kepada wisatawan ketika ubur-ubur beracun tersebut keluar dari laut. "Meski demikian ada saja wisatawan yang nekat bermain dengan ubur-ubur beracun tersebut. Kami juga sudah menyiapkan obat untuk wisatawan yang terkena ubur-ubur beracun," ujarnya.
Share this article now on :